Minggu, 14 Oktober 2012

STRATEGI PEMASARAN


PENGERTIAN PASAR
Dalam pengertian sederhana, pengertian pasar adalah sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Sedangkan arti pasar adalah suatu tempat dimana pada hari tertentu para penjual dan pembeli dapat bertemu untuk jual-beli barang. Adapun definsi pasar adalah sebagai mekanisme (bukan hanya sekedar tempat) yang dapat menata kepentingan pihak pembeli terhadap kepentingan pihak penjual. Mekanisme tersebut jangan hanya dimengerti sebagai cara pembeli dan penjual bertemu dan kemudian berpisah, tetapi lebih dari itu harus dimaknai sebagai tatanan atas berbagai bagian, yaitu para pelaku seperti pembeli dan penjual, komoditas yang diperjualdiperjualbelikan, aturan main yang tertulis maupun tidak tertulis yang disepakati oleh para pelakunya, serta regulasi pemerintah yang saling terkait, berinteraksi, dan secara serentak bergerak bagaikan suatu mesin.
Pasar dimana para pembeli dan para penjual melakukan interaksi dapat dibedakan menjadi pasar komoditas dan pasar faktor. Pasar komoditas adalah interaksi anatara para pembeli dan paa penjual dari suatu komoditas dalam menentukan jumlah dan harga barang atau jasa yang diperjualbelikan. Sedangkan pasar faktor adalah interaksi antara para pengusaha (pembeli faktor-faktor produksi) dengan para pemilik faktor produksi untuk menentukan harga (pendapatan) dan jumlah faktor-faktor produksi yang akan digunakan dalam menghasilkan barang dan jasa yang diminta masyarakat.
Pasar sendiri memiliki tiga fungsi, yaitu: fungsi distribusi, fungsi pembentukan harga, dan fungsi promosi. Sedangkan menurut fisiknya, janis pasar dibedakan ke dalam pasar konkret dan pasar abstark. Pasar konkret merupakan tempat pertemuan antara pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi secara langsung. Barang yang dijual belikan juga tersedia di pasar tersebut. Sedangkan pasar abstrak merupakan pasar tidak nyata dimana transaksi antar penjual dan pembeli hanya dilakukan melalui telepon, internet, dll
Interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli akan menentuakn tingkat harga suatu komoditas (barang atau jasa) dan jumlah komoditas yang diperjual belikan. Sehingga dalam ilmu ekonomi bila kita berbicara tentang pasar, maka secara otomatis kita akan membicarakan mengenai pertemuan antara penjual dan pembeli, barang/jasa yang dijual, serta harga tertentu atas barang/jasa yang dijual tersebut.

Pengertian secara sempit
Pasar adalah suatu tempat pertemuan penjual dan pembeli untuk melakukan transasksi jual beli dan jasa.

Pengertian secara luas
Pasar adalah tempat bertemunya penjual yang mempunyai kemampuan untuk menjual barang/jasa dan pembeli yang melakukan uang untuk membli barang dengan harga tertentu.
Syarat-syarat terjadinya pasar adalah :
a.Ada tempat untuk berniaga
b.Ada barang dan jasa yang akan diperdagangkan.
c.Terdapat penjual barang tertentu
d.Adanya pembeli barang
e.Adanya hubungan dalam transaksi jual beli.

Pengertian pasar secara khusus
1.Sebagai sarana distribusi
Dengan adanya pasar, produsen dapat berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menawarkan hasil produksinya pada konsumen.
2.Sebagai pembentuk harga
Di pasar terjadi tawar menawar antara penjual dan pembeli sehingga terbentuklah harga.
3.Sebagai sarana promosi
Dengan berbagai macam cara para produsen memperkenalkan hasil produksi kepada konsumen sehingga para konsumen berniat membeli barang tersebut.


Macam Macam Pasar
Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata (abstrak).  Maka kita lihat penjabaran berikut ini:

1.      Pasar Nyata.
Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.

2.      Pasar Abstrak.
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.

1.      Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.

2.      Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.


Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.

Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:
·         Pasar Lokal
·         Pasar Daerah
·         Pasar Nasional dan
·         Pasar Internasional


Untuk mengantisipasi gempuran persaingan pasar dari para kompetitor, tidak ada salahnya bila Anda mempersiapkan strategi pemasaran sedini mungkin untuk memenangkan persaingan yang ada di sekitar Anda. Lalu, kira-kira strategi pemasaran seperti apa yang perlu Anda persiapkan untuk memenangkan persaingan pasar?

1. Internet
Anda dapat menggunakan internet sebagai alat / media untuk mempromosikan produk / jasa yang anda miliki, dikarenakan di era globalisasi ini internet sudah menjadi sesuatu yang sering di akses oleh masyarakat.
Anda dapat memanfaatkan jejaring social seperti facebook, twitter, atau web khusus jual beli untuk mempromosikan produk anda.
Penggunaan internet ini dirasakan cukup efisien karena anda tidak perlu membuka toko atau menyewa tempat, selain itu biaya pemasaran di internet lebih murah daripada kita menyewa tempat.

2. Space Iklan
Menggunakan space iklan sebagai alat pemasaran dirasakan cukup efektif anda dapat membuat space iklan di pinggir jalan, atau di toko-toko ataupun di wilayah–wilayah ramai, untuk mempromosikan produk anda namun, menggunakan space iklan membutuhkan biaya khusus untuk membuat iklannya.

3. Toko
Toko adalah sebuah tempat untuk menjual suatu barang lebih dekat kepada masyarakat. Namun toko membutuhkan banyak  biaya dari mulai biaya penyewaan toko hingga pegawai toko. Sehingga diperlukannya banyak modal untuk membuka toko.

4. media
Media adalah alat atau sarana untuk menyebarluaskan informasi, seperti surat kabar, radio, dan televisi.
Anda dapat menggunakan media diatas untuk mengenalkan atau memasarkan produk/jasa yang anda miliki.Contohnya seperti mengiklan-kan produk  di televisi, radio, majalah, dan Koran.

1. Internet
Anda dapat menggunakan internet sebagai alat / media untuk mempromosikan produk / jasa yang anda miliki, dikarenakan di era globalisasi ini internet sudah menjadi sesuatu yang sering di akses oleh masyarakat.
Anda dapat memanfaatkan jejaring social seperti facebook, twitter, atau web khusus jual beli untuk mempromosikan produk anda.
Penggunaan internet ini dirasakan cukup efisien karena anda tidak perlu membuka toko atau menyewa tempat, selain itu biaya pemasaran di internet lebih murah daripada kita menyewa tempat.

2. Space Iklan
Menggunakan space iklan sebagai alat pemasaran dirasakan cukup efektif anda dapat membuat space iklan di pinggir jalan, atau di toko-toko ataupun di wilayah–wilayah ramai, untuk mempromosikan produk anda namun, menggunakan space iklan membutuhkan biaya khusus untuk membuat iklannya.

3. Toko
Toko adalah sebuah tempat untuk menjual suatu barang lebih dekat kepada masyarakat. Namun toko membutuhkan banyak  biaya dari mulai biaya penyewaan toko hingga pegawai toko. Sehingga diperlukannya banyak modal untuk membuka toko.

4. media
Media adalah alat atau sarana untuk menyebarluaskan informasi, seperti surat kabar, radio, dan televisi.
Anda dapat menggunakan media diatas untuk mengenalkan atau memasarkan produk/jasa yang anda miliki.Contohnya seperti mengiklan-kan produk  di televisi, radio, majalah, dan Koran.